Momen TPP Kota Pariaman Dukung Langkah Mendes PDT Perkuat Ekosistem Agribisnis di Ranah Minang

PARIAMAN – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kota Pariaman hadir langsung mengawal kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, di Desa Cubadak Air Utara, Sabtu (4 April 2026). Kehadiran TPP ini menjadi simbol kesiapan garda terdepan desa dalam mensukseskan program nasional serta mengawal transformasi ekonomi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih serta Ketahanan Pangan Desa yang dicanangkan pemerintah pusat. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, melakukan kunjungan kerja strategis ke Dusun Sirambang, Desa Cubadak Air Utara, Kecamatan Pariaman Utara.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan membawa misi besar untuk memperkuat ekonomi desa melalui sektor pertanian, pendidikan, dan olahraga. Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Mendes PDT Yandri Susanto mengutip filosofi tokoh bangsa asal Minangkabau, Dr. Muhammad Hatta. Beliau mengingatkan bahwa kemajuan Indonesia tidak ditentukan oleh "obor besar di Jakarta", melainkan oleh "lilin-lilin kecil" yang menyala di setiap desa. "Kita ingin desa-desa di Kota Pariaman tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tapi menjadi aktor utama ketahanan pangan nasional," tegas Yandri.

Sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah pusat, diserahkan sejumlah bantuan sarana prasarana pertanian untuk mendongkrak kesejahteraan petani lokal. Bantuan tersebut meliputi:

1 Juta Bibit Kelapa: Investasi jangka panjang untuk mengembalikan kejayaan komoditas perkebunan Pariaman.
1 Juta Bibit Pinang: Komoditas unggulan yang diharapkan mampu menopang ekonomi anak cucu di masa depan.
Mesin Perontok: Teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.

Selain itu, Mendes PDT juga menyoroti peluang ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan Program unggulan Presiden RI. Program ini diharapkan memicu lahirnya "Desa Tematik", seperti desa khusus ayam petelur, lele, hingga jagung, guna menyuplai kebutuhan pangan nasional.

Tak hanya soal pertanian, kunjungan ini juga menandai dimulainya era baru bagi pendidikan dan olahraga di Pariaman dengan peresmian Josal FC Academy: Sarana pembangunan manusia seutuhnya melalui olahraga sepak bola dan Pondok Pesantren & Masjid Al Aziz

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyebut hari ini sebagai momen bersejarah bagi pemerintah kota. Senada dengan itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmennya untuk mendorong hilirisasi produk pertanian agar masyarakat mendapatkan nilai tambah yang maksimal.



Dalam kunjungan tersebut, Menteri Desa PDT Yandri Susanto memberikan apresiasi khusus kepada BUMDesa Telaga Zam-zam Cubadak Air Utara Desa Cubadak Air Utara. Beliau memuji keberanian desa dalam mengelola unit usaha produksi bibit padi unggul sebagai langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional. Bibit padi dengan varietas Sokan akan menjadi usaha unggulan Desa Cubadak Air Utara. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kota Pariaman yang secara konsisten memberikan pendampingan teknis dan manajerial kepada pengurus BUM Desa. TPP memastikan bahwa setiap unit usaha yang dikembangkan memiliki badan hukum yang kuat dan manajemen yang profesional, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi XIII Arisal Azis sebagai Pemilik Josal FC, Ketua LKAM Sumatera Barat, Jajaran Forkompinda Propinsi beserta OPD, Para wakil Bupati Se Sumatera Barat, Jajaran Forkompinda Kota Pariaman besrta OPD, kepala desa, Tokoh Masyarakat, Masyarakat serta jajaran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kota Pariaman.

#BangunDesaBangunIndonesia
#TPPKotaPariaman
#TPPKerjaBerdampak 
#KaryaDesaBerdaya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPMD

MBG (Makan Bergizi Gratis)